Jika melihat profil seperti ini maka siapapun akan mengatakan,”Kuliah di Prodi ini biayanya sangat murah!”. Salah satu unsur penting yang menentukan keberhasilan pembelajaran adalah tenaga pengjar. Inilah yang sangat diperhatikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Sekolah Pascsarjana, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka. Inilah yang menunjukkan reputasi Prodi ini dapat dipertanggungjawabkan, bukan Prodi “kaleng-kaleng”. Disadari sepenuhnya bahwa pengajar adalah faktor utama yang menentukan kualitas lulusan. Pengajar di Prodi ini terdiri dari para profesor dan doktor yang punya kualitas dan integritas tinggi.
Pertama, Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Lc., M.A., Ph.D. Beliau adalah guru besar dengan seabreg pengalaman. Riwayat belajar beliau membentang dari dunia Barat hingga Islam. Beliau saat ini juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Uhamka. Beliau ahli di bidang studi Islam, terutama keislaman global dan wacana kependidikan Islam lainnya. Beliau juga ahli riset kualitatif. Karena itulah Mata kuliah: Wawasan Kependidikan Islam global dan Penelitian kualitatif diampu oleh beliau.
Kedua, Prof. Heri Mulyono, Ph.D. Beliau adalah ahli penelitian kuantitatif. Reputasinya di bidang riset dan publikasi ilmiah tak diragukan lagi. Waktu beliau dipenuhi dengan berbagai kegiatan ilmiah, terutama perintaan dari banyak pihak untuk memberikan bimbingan berkenaan riset dan publikasi ilmiah. Pada Prodi ini, beliau mengampu mata kuliah Penelitian Kuantitatif dan Menulis Ilmiah. Dapat berkuliah langsung dengan beliau adalah kesempatan emas yang didambagan oleh setiap mahasiswa.
Ketiga, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd.I. Beliau adalah guru besar yang mempunyai keahlian bidang manajemen dan quality control, terutama bidang pendidikan. Beliau juga organisatoris ulung sehingga keilmuan yang beliau kuasi bukanlah sekedar teori, tapi juga berdasarkan berbagai praktik lapangan. Mata kuliah Manajemen Pendidikan Berbasis Akreditasi akan diampu oleh beliau. Ini adalah mata kuliah yang sangat penting bagi para guru, pengelola pendidikan, dan konsultan pendidikan.
Keempat, Prof. Dr. Abd Rahman A. Ghani, M.Pd. Beliau adalah Wakil Direktur Pascasarjana Bidang Akademik. Beliau terkenal mahir dalam masalah seputar Kebijakan Pendidikan. Pada Prodi ini alhamdulillah beliau berkenan turun langsung untuk menjamin kualitas perkuliahan. Kuliah dengan beliau akan menadapt sensasi yang berbeda. Beliau adalah sosok guru besar yang humble dan humoris. Materi yang berat dan rumit di tangan beliau bisa berubah menjadi perkuliahan yang sangat menyenangkan.
Kelima, Dr. Zamahsari, M.A. Beliau adalah doktor bidang Pendidikan Agama Islam. Beliau punya pengalaman yang sangat panjang dalam mengelola pendidikan, baik di internal Uhamka maupun di luar. Beliau adalah juga ahli perencanaan strategic manajemen bidang pendidikan. Beliau juga punya reputasi yang sangat mumpuni dalam bidang filsafat pendidikan. Pemikir dan ekskutor lapangan adalah julukan yang sering dilabelkan kepada belau. Beliau mengampu mata kuliah Filsafat Pendidikan Islam. Kuliah langsung dengan beliau adalah kesempatan yang sangat mahal.
Keenam, Dr. Manager Nasution, M.A. Beliau punya keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan yang lain. Sebagai doktor Pendidikan Agama Islam, beliau termasuk yang paling aktif berinteraksi dengan koneksi di luar kampus, terutama dengan birokrasi dan dunia politik. Warna inilah yang membuat beliau punya kelebihan menonjol dalam hal berjejaring yang sangat bermanfaat dalam membesarkan dunia pendidikan. Beliau adalah orang yang tepat untuk mengajar mata kuliah Manajemen Pendidikan Unggul Taraf Intgernasional. Mata kuliah yang sangat penting untuk menghadapi perkembangan dunia pendidikan dewasa ini.
Ketujuh, Dr. Muhammad Dwifajri, M.Pd.I. Beliau adalah Wakil Rektor IV yang membidangi kependidikan Islam di Uhamka. Beliau juga aktivis dan organisatoris tulen. Lulusan pesantren Muhammadiyah ini tentunya tak diragukan lagi reputasimnya di bidang kependidikan Islam. Kesibukan beliau begitu padat. Adalah sebuah keberungan beliau menyempatkan waktu untuk turun gunung turut mengajar di prodi ini.
Kedelapan, Dr. Tohirin, S.H.I., M.Pd.I. Inilah Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Uhamka yang spektakuler. Beliau adalah “anak pesantren”. Pengalamannya di dunia kependidikan Islam membentang luas dari yang tradisional hingga keilmuan modern. Ini membuatnya seperti punya dua wajah: tradisional sekaligus modern. Beliau mahir berbahasa Arab juga bahasa Inggris. Beliau adalah sosok pemikir yang visioner. Alasan inilah yang menjadi alasan kuat untuk menempatkan beliau sebagai nahkoda Program Studi Magister PAI Uhamka.
