
Jakarta, 28 Juni 2024 – Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Sekolah Pascasarjana-Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka yang tergabung dalam Forum Kerjasama S2 PIPS-APRIPSI telah mengadakan webinar gabungan dan panel session antar beberapa universitas diantaranya: Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Kanjuruhan Malang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan Universitas PGRI Madiun. Kegiatan webinar ini mengangat tema “Membangun Kesadaran Ekologis Melalui Kurikulum Pembelajaran IPS Inovatif”. Acara yang diselenggarakan secara daring ini terbuka untuk umum.
Kegiatan webinar kali ini di mulai dengan sambutan dari Dr. Hj. Ihsana El Khuluqo, M.Pd., selaku Sekretaris Bidang II-Sekolah Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka mewaikili Direktur Sekolah Pascasarjana UHAMKA. Kemudian dilanjutkan dengan paparan sambutan pembuka (Keynote Speech) oleh Prof. Dr. Suswandari, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Magister Pendidikan IPS-Universitas Muhammaidyah Prof. Dr. Hamka. Dalam sambutan pembukanya, Suswandari menyinggung terkait tentang pengembanga kurikulum yang adaptif terhadap isu ekologi sebagai sumber pembelajaran IPS Inovatif. Selain itu belaiu menyampaikan tentang Pembelejaran IPS memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan sosial peserta didik agara dapat menjadi warga negara yang demokratis dan menyadari rasa saling bergantung yang berkelanjutan menuju kehidupan sosial yang damai dan harmoni.
Webinar dimoderatori oleh Dr. Sudarmiani, M.Pd. Universitas PGRI Madiun yang mengatur jalannya webinar dengan diawali oleh Narasumber 1 yaitu Dr. Eko Digdoyo, M.Hum. UHAMKA yang dalam paparannya menyampaikan bahwa Involusi masyarakat perkotaan dan pedesaan dampak dari pembangunan, Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan cenderung lemah, akibat dari tuntutan perubahan dan pembangunan, Pemecahan masalah dan partisipasi aktif anggota masyarakat dalam keanggotaan organisasi serta kelompok sosial, Terbentuk kesadaran warganegara (civic awareness) dan partisipasi anggota masyarakat (civic participation) dalam pemecahan masalah yang ada di lingkungan/komunitasnya, Ekologi sosial memerlukan partisipasi masyarakat (civic community): Unsur pemerintah-Politisi, Institusi Pendidikan, Pengusaha/pebisnis/Pemodal, Tokoh masyarakat, serta seluruh warganegara. Sedangkan Narasumber 2 Dr. Sriyanto, M.Pd. UMP menyampaikan pentingnya kesadaran ekologis di kalangan siswa. Dalam era perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin meningkat, pendidikan tentang isu-isu ekologi menjadi sangat relevan, topik ini sangat relevan dan penting untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan sadar lingkungan.

Setelah para narasumber menyampaikan materinya, para peserta juga sangat antusias menyampaikan pertanyaan dan juga pandangannya terkait apa yang sudah disampaikan oleh para narasumber. Setelah itu dilanjutkan Panel Session yang dimoderatori oleh Dr. Jajang Hendar Hendrawan, M.Pd. dari STKIP Pasundan. Panelis 1 disampaikan oleh Herni Kurniawati (UHAMKA), panelis 2 Ika Wijaya (Univ. PGRI Madiun, Panelis 3 Wigit Triyatno, M.Pd. (UNIKAMA), Panelis 4 Sutrisno (UMP), Panelis 5 Friska MS, M.Pd. (UNP), dan Bellinda SP, S.Pd. (Univ. PGRI Yogyakarta). Para panelis menyampaikan best praktis yang telah mereka lakukan di sekolahnya masing-masing, semua panelis menyampaikan dengan penuh makna dan juga bermanfaat untuk peserta.